Kami di atas memandang hiruk pikuk aktivitas manusia.
Manusia yang hanyut akan kesibukan dunia.
Memandang kosong akan arti semua makna hidup.
Hingga tak mengerti hakekat akhir nasib manusia. Kami yang berdiri di atas mengucap muka, Menghapus keringat oleh sengatan matahari Demi si buah hati serta tambatan hati kami berdiri mengadu nyawa. Kami tak takut karena kami sadar ini jihad Lelahku adalah amalku Anakku adalah meredam matahari Tambahkan hatiku adalah senyumku